Menu

Mode Gelap
Tempuh Jalur Hukum, Polda Diminta Tangkap Aktor Demo Rumah Tahfiz Siti Hajar Anies Unggul Telak di Polling Capres Tokoh NU, Nadirsyah Hosen Dr. H. Jeje Zaenuddin Pimpin PERSIS Masa Jihad Tahun 2022 – 2027. Ini Harapan PW Persis Sumut Begini Solusi Kelola BBM dan Listrik dari Ketua Pemuda Persis Kota Medan Mulia: Perda No. 5/2015 Jadi Proteksi Bagi Pemkot Medan Bantu Warga Tak Mampu

Politik · 19 Sep 2022 11:06 WIB ·

Premanisme di Pusat Kota, DPRD Kota Medan: Memprihatinkan!


Premanisme di Pusat Kota, DPRD Kota Medan: Memprihatinkan! Perbesar

Medan- Aksi premanisme yang terjadi di pusat Kota Medan menjadi perbincangan banyak pihak. Aksi yang dilakukan dua orang kepada pedagang asongan membuktikan keamanan dan ketertiban Kota Medan masih memprihatinkan.

Anggota DPRD Medan Komisi I, Rudiyanto Simangunsong, S.Pd merespon kejadian tersebut sebagai peristiwa yang memprihatinkan, mengingat aksi premanisme dilakukan di jantung Kota Medan yang merupakan kawasan penting Kota berjuluk Parijs Van Java ini.

“Tindakan kriminalitas di Kota Medan apalagi terjadi di Pusat Kota menurut kami sangat memprihatinkan,” kata Rudiyanto kepada wartawan di Medan, Senin (19/09/2022).

Dengan masih banyaknya tindakan premanisme dan kriminal jalanan di Kota Medan jelas sangat memprihatinkan. “Belum lepas dari ingatan kita kasus preman yang membacok kepala anggota TNI di Medan Sunggal pertengahan April silam dan juga ada aksi genk motor yang mengakibatkan seorang ibu dan anaknya terluka juga beberapa hari yg lalu kami mendapati puluhan orang yang berseragam sekolah mengajung-ajungkan parang, clurit, pemukul bisbol dan senjata tajam lainnya yang menimbulkan ketakutan warga, jelas ini menunjukan keamanan dan ketertiban Kota Medan perlu pembenahan,” jelas mantan Ketua Komisi I ini.

Kemudian peristiwa tindakan premanisme di Lapangan pusat keramaian dan daerah lainnya terhadap pedagang kecil, pihaknya meminta Wali Kota, Kepolisian dan TNI untuk dapat bersama-sama Pemko Medan memberantas aksi premanisme di Kota Medan.

“Kami meminta Kapolrestabes beserta jajarannya untuk dapat melakukan patroli rutin di daerah-daerah zona merah yang selalu terjadi kejahatan premanisme dan genk motor. Kami juga meminta kepada Pemko Medan untuk memikirkan peristiwa ini, karena bisa jadi tindakan premanisme ini lahir dari adanya kesenjangan sosial,” jelasnya seraya mengatakan Walikota perlu membenahi kesejahteraan masyarakat kota Medan.

 

sumber: DNA

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bincang Bersama Ketua Umum Partai UMMAT: Perlunya Kesadaran Ummat Bahwa Kita Sedang Bertarung

21 Juni 2023 - 23:35 WIB

Narasi Politik Identitas, Indikasi Islamophobia Telah Merambah Bidang Politik

29 Maret 2023 - 21:37 WIB

Kalau Ingin Perubahan, Pilihan Yang Tersedia Memang Anies Baswedan

29 Maret 2023 - 17:54 WIB

Pemilu 2024: Quo Vadis Politik Islam?

27 Februari 2023 - 09:52 WIB

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, terasa makin kehilangan makna karena kesenjangan sosial yang kian lebar dan dalam. Ini disebabkan diantaranya karena partai-partai Islam yang ada, belum mampu menjadi penyalur aspirasi umat Islam.

Berpengalaman Di Pemerintahan, Khofifah Digadang-Gadang Jadi Cawapres Anies

4 Februari 2023 - 11:23 WIB

Patut Dicontoh, Baca Quran Sebelum Paripurna DPRD

1 Oktober 2022 - 13:41 WIB

Trending di Keumatan