Menu

Mode Gelap
Tempuh Jalur Hukum, Polda Diminta Tangkap Aktor Demo Rumah Tahfiz Siti Hajar Anies Unggul Telak di Polling Capres Tokoh NU, Nadirsyah Hosen Dr. H. Jeje Zaenuddin Pimpin PERSIS Masa Jihad Tahun 2022 – 2027. Ini Harapan PW Persis Sumut Begini Solusi Kelola BBM dan Listrik dari Ketua Pemuda Persis Kota Medan Mulia: Perda No. 5/2015 Jadi Proteksi Bagi Pemkot Medan Bantu Warga Tak Mampu

Hukum · 25 Jul 2022 03:40 WIB ·

Jongko Joyoboyo dan Kebebasan Imam Besar HRS


Oleh HB Almascaty Perbesar

Oleh HB Almascaty

Joyoboyo adalah legenda dan tokoh masyarakat Jawa yg dihormati dengan berbagai ramalannya. Salah satu ramalannya yg populer “apabila datang tahun berkembar, maka akan terjadi huru hara di tanah Jawa. Akan terjadi goro-goro besar yang akan menyisakan Cina sepasang dan setengah orang Jawa”.

Tahun berkembar 2022 ini adalah juga tahun kembar Budha 2566, sekaligus tahun kembar Jawa Saka 1944. Dan akan tiba tahun baru Islam 1444 Hijriah. Sekaligus juga tahun kembar proklamasi Kemerdekaan RI yang ke 77.

Menjelang tahun baru Hijriah 1444 dan Ultah RI ke 77 ini pula Allah Yang Maha Kuasa memberikan kebebasan kepada Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab. Apakah ini hanya kebetulan dan memang sudah ada taqdir Bangsa yang akan segera terjadi. Catatan kecil ini, mencoba untuk menjawab sekaligus menganalisisnya.

*Kebangkitan Nusantara*
Lima tahun lalu, menjelang tahun 1440 Hijriah penulis juga pernah membahas tentang Firasat Maulana Syeikh Abdul Rauf alSingkili yang dikenal dengan gelar Maulana  Syiah Kuala dari Aceh. Dalam buku nukilan Mandiyatul Badiah, beliau disebutkan membahas tentang perjalanan sejarah bangsa Nusantara yang jatuh bangun dengan berbagai kronikanya. Dan menyebutkan bangsa Nusantara akan bangkit kembali bermula sejak 1440 Hijriah dengan hadirnya seorang Pemimpin yang selalu menegakkan kebenaran dan melawan kemungkaran (amar makruf nahi mungkar).

Syeikh AlSingkili dengan tegas menyebutkan Sang Pemimpin Agung itu akan menang melawan dominasi merah dan kuning yang tengah mencengkram bangsa Nusantara masa itu. Dimana para tokoh menafsirkan merah sebagai komunis dan kuning sebagai agen Cina. Hal ini juga pernah dibahas oleh mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantiyo dengan judul “Bahaya Kuning Dari Utara”. Beliau dengan tegas menyebut bahaya komunis kuning dari Cina.

Pada tahun kembar 2022 ini juga banyak negara bangsa yang mulai tumbang dengan datangnya krisis ekonomi yang mencekam. Pemberontakan rakyat seperti yang terjadi di Srilangka menjadi tren paska krisis bencana plandemi covid. Dan menjadi wabah baru yang menakutkan para rezim yg penjadi penghutang setia negara rentenir Cina komunis kuning yang ambisius.

*Tahun Kembar 1444 H*
Tahun ini adalah tahun kembar Islam yang akan tiba beberapa hari lagi. Tahun 1444 Hijriah mengandung 3 angka kembar 4, yang menurut kepercayaan masyarakat Cina angka 4 adalah angka kematian. Dan tidak mustahil tahun berkembar 1444 akan membawa kematian kepada imperialis negara komunis Cina, atau minimal kepada anteknya yang tengah mencengkram beberapa  negara bangsa. Tumbangnya rezim RajaPaksa di Srilangka yang menjadi rezim penghutang Cina adalah bukti awal yang tidak terbantahkan.

Demikian pula halnya di Indonesia. Menjelang tahun kembar 1444 Hijriah ini eskalasi politik semakin memanas. Benturan antara pendukung rezim penghutang dengan para patriot bangsa semakin bergelora. Keadaan ekonomi yang semakin tidak menentu yang mengakibatkan naiknya harga kebutuhan pokok telah menjadi api dalam sekam. Ekonom Rizal Ramli dengan tegas menyebutkan Indonesia segera akan mengikuti krisis Srilangka. Banyak tokoh politik yang mengamini analisis RR, termasuk Megawati.

Bom waktu pemberontakan rakyat tinggal metunggu untuk meledak seperti di Srilangka. Ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintahan Jokowi dengan segala kebijakannya telah memanaskan suhu perpolitikan. Semua ini dianggap bersumber akibat sikap pemerintah yang dipimpin Raja Ngibul alias suka berbohong. Apa yang dikatakan tidak sesuai dengan kenyataannya.

Ditengah kegusaran rakyat akibat melambungnya harga kebutuhan pokok menjelang tahun 1444 Hijriah ini berhembus angin harapan. Kebebasan Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab menjadi harapan baru perjuangan para patriotis bangsa. Karena beliau dianggap sebagai tokoh pemimpin yang konsisten membela kebenaran dan kepentingan rakyat.

Rakyat dan para patriotik menaruh harapan besar kepada Habib Rizieq untuk kembali memimpin perjuangan menegakkan kebenaran. Dan beliau telah membuktikannya dengan tetap sebagai pejuang kritis. Di hari pembebasannya dengan lantang beliau menyebut bangsa tengah mengalami berbagai krisis, terutama krisis kebohongan. Dan kembali menggelorakan Revolusi Akhlak yang diperjuangkannya selama ini.

Pembebasan Habib Rizieq disebut oleh tokoh aktivis Dr. Syahganda Nainggolan sebagai salah satu hasil dari tekanan politik Amerika. Dan akan berdampak luas kepada rezim yang mulai goyang. Perpecahan elit politik dengan berbagai kebijakannya menjelang pilpres 2024 menambah keras badai revolusi rakyat terhadap rezim yang dianggap telah gagal.

Sebelumnya Dr. Syahganda juga menyebutkan bahwa pemimpin oposisi yang paling ditakuti antek asing aseng adalah Habib Rizieq. Ini artinya gerakan Habib diperhitungkan lawannya, sekaligus menjadi kekuatan bagi perjuangannya yang beroposisi dengan rezim. Pembelajaran dan perenungan panjang beliau di pengasingan dan penjara akan menjadi kekuatan baru perjuangan para patriotik penegak kebenaran.

Analisis ini memperkuat peran Habib Rizieq menjelang tahun baru hijriah 1444 ini akan kembali membawa kebangkitan perjuangan bangsa Indonesia. Banyak yang berharap agar beliau memimpin kembali perjuangan melawan kezaliman dan kebohongan rezim yang ditengarai akan menghilangkan eksistensi NKRI. Almarhum Jenderal Djoko Santoso, mantan Panglima TNI pernah berkata dengan tegas, saat ini kita “melawan atau punah”.

Tahun 1444 Hijriah ini, tidak diragukan adakah tahun yang menakutkan bagi antek komunis Cina yang percaya kepada simbol angka. Banyak spritualis Cina mengkhawatirkan kehancuran meraka di tahun berkembar ini. Ketakutan mereka inilah yang akan menjadi energi baru perjuangan para penegak kebenaran.

Tentu para pembela kebenaran dan patriotis bangsa sangat berharap Habib Rizieq akan segera tampil dengan strategi perjuangan paripurna. Terutama dengan kembali merekat persatuan para patriotis dalam satu gerakan dinamis revolusioner untuk menyelamatkan NKRI dari kepunahan di masa depan.

Semoga Habib senantiasa istiqamah dan mendapat bantuan serta pertolongan Allah Yang Maha Perkasa dalam menegakkan kebenaran.***

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bincang Bersama Ketua Umum Partai UMMAT: Perlunya Kesadaran Ummat Bahwa Kita Sedang Bertarung

21 Juni 2023 - 23:35 WIB

Untuk Menjalankan Syariat Islam, Haruskah Menunggu Berdirinya Khilafah?

29 April 2023 - 06:34 WIB

Pada Gilirannya, Koruptor Akan Menghasilkan Maling …

16 April 2023 - 13:27 WIB

TAFAHUM SU Berduka, Kehilangan Aktivis Terbaiknya

12 April 2023 - 21:32 WIB

Safari Ramadhan 1444 H, Upaya Memperkokoh Silaturrahim dan Menanamkan Akidah Umat

12 April 2023 - 09:21 WIB

Meriahkan Ramadhan 1444 H, MAN 1 Medan Gelar Kegiatan Up-Grading KKD

9 April 2023 - 10:04 WIB

Trending di Keumatan