Menu

Mode Gelap
Tempuh Jalur Hukum, Polda Diminta Tangkap Aktor Demo Rumah Tahfiz Siti Hajar Anies Unggul Telak di Polling Capres Tokoh NU, Nadirsyah Hosen Dr. H. Jeje Zaenuddin Pimpin PERSIS Masa Jihad Tahun 2022 – 2027. Ini Harapan PW Persis Sumut Begini Solusi Kelola BBM dan Listrik dari Ketua Pemuda Persis Kota Medan Mulia: Perda No. 5/2015 Jadi Proteksi Bagi Pemkot Medan Bantu Warga Tak Mampu

Breaking News · 4 Nov 2022 16:43 WIB ·

Abdul Aziz, Pengurus  F-PRB Sumatera Utara Kunjungi BBMKG Wilayah I Medan.


Abdul Aziz,ST bersama Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho, ST MT. Perbesar

Abdul Aziz,ST bersama Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro Nugroho, ST MT.

Medan-MisbahNEWS.com.Indonesia menghadapi  tantangan bencana dan perubahan iklim yang semakin kompleks,  dinamis,  dan penuh ketidakpastian. Kesiapsiagaan tidak hanya di level pemerintah saja,  namun juga harus mengakar di seluruh lapisan rakyat Indonesia.

Hal tersebut tidak berlebihan faktanya Indonesia adalah negara rawan bencana karena dilalui oleh sirkum Pasifik dan sabuk Mediterania. Bahkan Indonesia  berada di zona tumbukan Lempeng-lempeng Tektonik aktif. Fakta inilah yang menjadikan Indonesia rawan akan gempa bumi,  tsunami,  tanah longsor,  juga erupsi gunung berapi.

Belum lagi ditambah fakta bahwa Indonesia adalah negara benua maritim yang berada di wilayah tropis,  sehingga rentan terimbas badai,  topan,  dan juga siklon tropis yang kerap terjadi di wilayah khatulistiwa,  terutama yang dekat dengan Samudera Pasifik,  tidak bisa dipungkiri Indonesia adalah negara dengan curah hujan yang tinggi.”Ancaman bencana  sangat banyak,  mitigasi yang dilakukan mesti dan harus dilakukan secara terstruktur,  sistematis,  dan massif”.

Literasi dan edukasi adalah satu keniscayaan terkait penanganan mitigasi bencana untuk masyarakat  perlu ditingkatkan. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,  karena bencana selalu datang dengan tiba-tiba tidak menunggu kapan kita siap.

Usai Shalat jum’at  4 November  2022 kami janjian bertemu dengan Kepala Balai Besar Meteorologi,  Klimatologi  dan Geofisika Wilayah I,  Hendro Nugroho di kantornya Jl.  Bunga Sedap Malam No. 15 Medan

Dalam bincang-bincang Hendro, berharap BMKG mendapat masukan dari BPBD terkait respons cepat informasi kebencanaan,  sehingga BMKG dapat membuat respon cepat analisis kejadian.

Mengenai daerah potensi bencana  telah teridentifikasi dengan baik,  pertanyaan selanjutnya  apakah masyarakat telah menerima info seperti gempa bumi, tsunami, banjir,  longsor? Untuk itu perlu upaya menjadikan habit masyarakat untuk dapat mengakses info BMKG, info ini hendaknya  sampai ke rumah tangga-rumah tangga melalui aplikasi info BMKG dan juga media social infobmkgsumut seperti IG,  Twitter, FB, lain sebagainya, “ujar Hendro.

Untuk masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, bisa mengaktifkan kegiatan siskamling selain untuk menjaga keamanan bermanfaat juga untuk respon cepat bencana banjir, dengan melihat aliran sungai, jika debit sungai bertambah dengan cepat bisa memukul kentongan sebagai peringatan terhadap warga.

Untuk mitigasi bencana gempabumi, bangunan tahan gempa sudah harus menjadi prioritas di dalam pembangunan, pembuatan jalur evakuasi mandiri, rambu-rambu evakuasi dan pembangunan shelter tsunami. Dan yang terpenting adalah masyarakat memahami bagaimana evakuasi mandiri jika dirasakan gempa cukup besar dan lama masyarakat tanpa menunggu komando lari menjauhi pantai. Ini harus dilatih/ di lakukan drill secara rutin.

Hendro berharap bisa secara rutin dan berkala diadakan pertemuan dan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat,  BMKG siap menjadi fasilitatornya bersama BPBD Sumut bersama teman-teman Forum Pengurangan Risiko Bencana.

Pertanyaan Abdul Aziz selaku Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Sumut tentang Zero Victim, zero victim tidak hanya slogan semangat kita mesti menuju ke sana.

Produk-produk BMKG antara lain BMKG telah membuat prakiraan cuaca  7 harian,  3 harian peringatan dini dan nowcasting 2 jam sebelum kejadian. Lanjut Hendro,  gempa bumi dan tsunami setelah 3 menit kejadian BMKG telah langsung menyiarkan parameter  gempa,  apakah berpotensi tsunami atau tidak. Info tersebut selain di desiminasikan lewat WA grup juga media social infobmkgsumut.

Diharapkan dengan memahami info BMKG masyarakat makin cerdas dan paham apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana sebagai upaya mitigasi mandiri.

Diakhiri bincang-bincang  peran media  sangat diharapkan,  tanpa media kami tidak bisa berbuat banyak, ” pungkas Hendro Nugroho. (TI/MN)

Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hujan diprakirakan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia

7 November 2022 - 11:21 WIB

Said Aldi: Bantuan Mobil Pembersih Masjid Bantuan Yayasan Prabowo untuk Kemaslahatan Umat

7 November 2022 - 10:31 WIB

Pusat Zakat Umat Sumatera Utara membersamai anak-anak Yatim.

4 November 2022 - 16:17 WIB

Focus Group Discussion Sesi ke 4. Di Taman Cadika Pramuka Medan Johor.

2 November 2022 - 10:28 WIB

BMKG: waspadai Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Wilayah Sumatera Utara.

31 Oktober 2022 - 11:20 WIB

Ketua SMSI Sumut : Media Siber Harus Benar-benar Terpercaya

31 Oktober 2022 - 10:00 WIB

Trending di Breaking News